10 Tips Mencegah Kanker bagi Wanita

 


DINGOMATE.XYZ - Masih sedikit yang menyadari bahwa dengan mengubah pola hidup, resiko terkena penyakit ini dapat diturunkan. 

Berikut ini 10 Tips Menjegah Kanker :

1. Mengetahui Berbagai Fungsi Makanan

Berbagai studi menunjukkan mereka yang mengonsumsi sedikit sayur beresiko 25% tinggi terkena kanker payudara. Buah dan sayuran mengandung zat polifenol, serta bahan kimia ya. Sehingga mampu mengurangi risiko terkena kanker.

Zat lainnya yang terdapat dalam sayuran yaitu karotenoid, mengandung derivatif vitamin A yang terdapat pada wortel. Wanita yang memiliki kadar karotenoid rendah dalam darah mempunyai berisiko 21 kali lebih tinggi terkena kanker.

Dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayuran 2-3 porsi per hari. Cara memasak pun juga perlu diperhatikan. Jangan menggoreng buah dan sayuran dalam banyak lemak, seperti kentang goreng. Alangkah baik sayuran dimasak dengan cara direbus.

    2.  Lakukan Olahraga Secara Teratur

Lakukan olahraga minumal 30 menit setiap hari. Olahraga dapat meningkatkan semangat, menurunkan stres, menjaga berat badan, serta mampu menurunkan resiko kanker payudara. Bahkan untuk wanita yang kelebihan berat badan dan sangat rentan terhadap penyakit, dengan olahraga secara teratur dapat menurunkan resiko terkena kanker. Olahraga teratur juga akan membantu mernpencepat proses penyembuhan, bagi mereka penderita kanker payudara.

Sebuah studi di Kanada menemukan bahwa para wanita penderita kanker stadium awal yang melakukan jalan kaki selama satu jam sebanyak 3-5 kali seminggu sembuh lebih cepat dan secara emosi merasa lebih kuat daripada mereka yang tidak berolahraga.

   3.  Hindari Alkohol


Disarankan untuk tidak minum alkohol dalam kadar tinggi, ataupun hindari sama sekali, terutama bagi Anda yang memiliki keluarga yang menderita kanker payudara. Menurut sebuah studi, mengatakan bahwa berapapun jumlah kadar alkohol yang dikonsumsi dapat meningkatkan resiko kanker. Resiko akan bertambah apabila dikonsumsi mencapai lebih dari dua gelas per hari.

Sebuah studi di Mayo Clinic, Rochester, Minnesota telah memfokuskan penemuan ini. Menurut studi mutakhir, wanita yang mengonsumsi alkohol satu gelas dalam sehari dan yang mempunyai ibu, anak perempuan, atau saudara perempuan dengan kanker payudara beresiko dua kali lebih besar terkena penyakit ini.

   4.  Perbanyak Minum Teh


Mengganti konsumsi soda dan kopi dengan teh, terutama teh hijau. The hijau dapat melindungi Anda dari berbagai jenis kanker, termasuk kanker usus, kulit, dan payudara. Beberapa penemuan menunjukkan bahwa:

Minum teh dapat memperlambat pertumbuhan sel hati ab¬normal yang sering berkembang menjadi kanker. Ini dikemukakan oleh American Health Foundation di Valhalla, New York, sebuah organisasi nonprofit yang bergerak dalam pencegahan penyakit kanker serta penyakit mematikan lainnya.Mengoleskan teh pada kulit dapat mencegah kulit terbakar oleh sinar matahari, serta kanker kulit.Komponen yang ada dalam teh hijau dapat membantu mencegah kanker payudara.Sebuah studi ekstrak teh hijau dapat menyembuhkan kanker prostat.

Menurut John Weisburgeer M.D.Ph.D, Semua bentuk teh mengandung zat-zat aktif yang sama, yaitu polifenol yang menetralkan karsinogen pada tembakau, rokok, serta beberapa makanan tertentu. Teh juga merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam lambung yang penting bagi kesehatan dan pencegahan kanker.

5.  Jangan terlalu lama minum estrogen


Kanker payudara berhubungan dengan terapi penggantian estrogen (ERT), yang biasanya dianjurkan setelah menopause. Namun yang paling penting adalah menentukan batas waktu penggunaannya. Robert A. Smith Ph.D, direktur pendeteksian kanker pada American Cancer Society mengatakan bahwa resiko kanker payudara dan kanker lainnya meningkat setelah lima tahun menjalani ERT. Pada saat itu sebaiknya pemakaian dihentikan, karena wanita memang tidak diwajibkan minum estrogen seumur hidupnya. Sebaiknya tiap tahun konsultasikan pada dokter Anda.

 6.  Mengkonsumsi jamur


Jamur banyak digunakan dalam pengobatan tradisional selama ratusan tahun, tapi riset yang terus dilakukan telah mengidentifikasi sekitar 200 spesies yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis tumor, menurut analisis riset yang dilakukan di Israel. Namun pertanyaannya adalah bagaimana caranya.

Jamur shiitake, chanterelle, dan amitake merupakan beberapa tipe jamur yang menjanjikan sebagai makanan yang berkahsiat anti kanker, selain rasanya yang juga nikmat. Selain itu, kelompok jamur ini juga menurunkan kolesterol dan berfungsi sebagai perangsang sistem kekebalan tubuh.

   7.  Lakukan Pemeriksaan Mamogram


Sebuah studi di Swedia menemukan bahwa pemeriksaan mamogram secara teratur menurunkan sampai 2/3 resiko terkena kanker payudara.

American Cancer Society juga mengatakan bahwa dengan menjalani mamogram clan pemeriksaan deteksi kanker lainnya dapat memperpanjang prospek bebas kanker selama lima tahun bagi penderita kanker payudara, usus, prostat, testis, mulut, dan Kulit. Deteksi dini secara dramatis meningkatkan kemungkinan untuk sembuh.

Papsmear setiap tahun serta pemeriksaan panggul untuk mendeteksi kanker serviks, bagi wanita untuk 18 tahun ke atas.Pemeriksaan mamogram setiap tahun serta pemeriksaan setiap bulan, bagi wanita usia 40 tahun keatas.Bagi wanita diatas 50 tahun, semua pemeriksaan diatas harus dilakukan, ditambah tes darah setiap tahun, atau sigmoidoscopy (p­meriksaan kolon bagian dalam) setiap lima tahun, atau colonscopy setiap sepuluh tahun, untuk mengecek kanker colorectal.

   8.  Banyak mengkonsumsi kedelai


Studi menunjukkan bahwa banyak mengkonsumsi produk kedelai dapat menurunkan resiko penyakit kanker payudara dan jenis kanker lainnya.

Studi lain menyebutkan bahwa Wanita Asia, yang mengkonsumsi kedelai lebih banyak daripada wanita Amerika dan secara meyakinkan mempunyai tingkat resiko lebih kecil terkena kanker payudara.

   9.  Menyusui


Studi di Yale University, menunjukkan bahwa para wanita yang menyusui anak pertamanya lebih dari 13 minggu, atau yang telah menyusui lebih dari tiga anak memiliki resiko lebih rendah terkena kanker payudara daripada mereka yang tidak menyusui. mendukung studi yang sudah pernah dilakukan di Cina, bahwa resiko kanker wanita yang menyusui selama dua tahun atau lebih hanya setengah dari resiko terkena kanker payudara, wanita yang menyusui kurang dari enam bulan. Bagi wanita bekerja, menggunakan pompa payudara sama efektifnya dengan menyusui secara langsung.

   10.  Mengikuti perkembangan


Hasil penelitian tentang pencegahan dan pengobatan kanker dipublikasikan secara teratur. Hampir setiap bulan terdapat berita utama tentang:

Terobosan pengobatan, misalnya Femara, yang sukses digunakan mengobati kanker payudara stadium lanjut.Terapi alternatif; dari minum teh sampai penyembuhan secara emosional. Di Virginia baru saja diadakan konferensi tentang penyembuhan kanker dengan terapi altematif. Topik-topik yang menarik antara lain terapi nutrisi serta hubungan kedelai dengan kesehatan.Metode pendeteksi kanker yang sudah makin canggih, seperti mamografi digital.
Lebih baru Lebih lama